Kumis kucing Sebagai Tanaman Obat


Sahabat sehat, obat-obatan tradisional bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengobati penyakit anda. Jika kita perhatikan, banyak sekali tanaman herbal yang dapat dijadikan sebagai obat-obatan tradisional, salah satunya yaitu tanaman kumis kucing. Nah, pada kesempatan kali ini seadonet akan membahas tentang kumis kucing sebagai tanaman obat.

Kumis kucing merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di Indonesia. Ada berbagai perbedaan nama untuk tumbuhan jenis ini, antara lain yaitu kumis kucing, mamang besar, kutun, mamam, bunga laba-laba. Kumis kucing merupakan salah satu tumbuhan berkhasiat obat yang ditemukan terutama di seluruh wilayah asia tenggara dan australia tropis. Bunganya sangat menarik sebagai salah satu pemikat tanaman hias di pekarangan rumah. Herna ini tumbuh tegak, biasanya bagian bawah berakar di bagian buku-bukunya, tinggi 1-2 m, batang segi empat agak beralur, berbulu pendek atau gundul. Daun tunggal, bundar telur lonjong, lanset atau belah ketupat, berbulu halus, pinggir bergerigi kasar tak teratur, kedua permukaan berbintik-bintik karena ada kelenjar minyak atsiri. Bunga berupa tandan yang keluar di ujung cabang, warna ungu pucat, atau putih, benangsari lebih panjang dari tabung bunganya. Buah geluk berwarna cokelat gelap.

Manfaat Kumis Kucing

Kumis kucing diyakini berkhasiat untuk mengobati batu ginjal, asam urat, dan sakit pinggang. Selain berkhasiat sebagai tanaman obat, tanaman ini juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Karena karakteristik bunganya, tanaman ini dikenal dengan nama bunga kumis kucing.

Cara Pemakaian Kumis Kucing

Dalam pengobatan tradisional biasanya kumis kucing juga digunakan bersama dengan bahan-bahan lainnya.
1. Sebanyak 25 gram kumis kucing, 25 gram daun ngokilo, 25 gram daun meniran lengkap dengan akarnya, 25 gram daun keji beling. Semua bahan dicuci, kemudian direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih. Ramuan tersebut diminum semua dalam sehari, berkhasiat mengobati batu ginjal.
2. Sebanyak 30-60 gram herba kering atau 90 – 120 gram herba segar dicuci, kemudian di rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa setengah bagian. Ramuan tersebut diminum sebanyak 3 kali sehari masing-masing setengah gelas. Ramuan ini berkhasiat untuk mengobati asam urat.
3. Untuk sakit pinggang, 7 helai daun dan 2 potong akar kumis kucing dicuci. Lalu di rebus dengan segelas air. Biarkan selama satu malam kemudian diminum keesokan harinya.

Cara Pemeliharaan Kumis Kucing

Tanaman ini lebih mudah diperbanyak dengan stek dan juga dengan biji. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada jenis tanah lempung berpasir, berdrainase baik dengan pH tanah 5-7,7 ketinggian 500 m – 900 m di atas permukaan laut, curah hujan 3000 mm/tahun, suhu udara 28-34 °C dan membutuhkan kelembapan sedang dengan penyinaran sinar matahari yang tinggi.

Perawatan Tanaman

Perawatan tanaman ini meliputi pengairan, pemupukan, dan penyiangan gulma. Penyiraman dengan semprotan ringan merata pada keseluruhan tanaman dan media akan menjaga kesegarannya. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pemangkasan cabang-cabang karena tanaman ini pertumbuhannya relatif cepat sehingga pemangkasan sangat diperlukan untuk menjaga penampilan tanaman.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.