Jus, Sehatkah?


Jus adalah jenis minuman yang sangat familiar di telinga kita. Pertanyaannya apakah jus itu sehat? Banyak orang yang mengkonsumsi jus setiap harinya untuk diet menurunkan berat badan. Bahkan ada yang sampai tidak mengkonsumsi nasi. Mereka berpikir bahwa dengan mengkonsumsi jus dapat mengurangi berat badan dan membantu proses diet. Benarkah anggapan mereka? Seadonet akan kupas tuntas dalam artikel berikut ini. Ternyata, jus yang kita konsumsi juga memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan Jus

Kelebihan buah dan sayur yang di jus antara lain adalah sebagai berikut:

1. Jus mudah untuk dikonsumsi

Karena dengan jus maka kita tidak perlu mengunyahnya karena fungsi gigi sudah digantikan dengan blender. Jus sangat bermanfaat bagi orang yang susah mengunyah misalnya karena sedang sakit gigi, sariawan, orang yang sudah tua, atau orang yang baru saja merawat kawat gigi.

2. Nutrisi dalam jus lebih mudah dan cepat diserap oleh tubuh

Karena sebenarnya makanan yang masuk ke mulut itu harus dikunyah terlebih dahulu. Normalnya kita harus mengunyah sebanyak 32 kali sebelum makanan ditelan yang kemudian akan bercampur lagi dengan cairan setelah makanan sampai ke lambung. Sedangkan buah dan sayur yang telah di jus sudah dalam bentuk cairan sehingga akan lebih cepat diserap oleh tubuh.

3. Mengurangi jumlah buah yang dibuang

Kita tahu bahwa tidak semua buah akan terbentuk dengan sempurna bentuknya. Buah yang tidak sempurna bentuknya tetap memiliki kandungan gizi yang tetap bagus dan sama saja dengan buah yang bentuknya sempurna. Buah ini dapat dimanfaatkan dengan dibuat jus agar lebih menarik ketika mengkonsumsinya. Hal ini dapat digunakan untuk mengurangi jumlah buah yang dibuang karena masalah bentuk yang kurang menarik.

Kekurangan Jus

Ternyata, meskipun memiliki banyak kelebihan, buah yang di jus juga memiliki kekurangan. Kekurangan buah dan sayur yang di jus adalah sebagai berikut:

1. Buah yang di jus akan kehilangan seratnya

Hal ini bisa terjadi karena ketika membuat jus maka ampas buah akan dibuang dengan cara di saring. Hal ini mengakibatkan jus yang kita konsumsi hanyalah sarinya saja dan sarinya itu hanya mengandung nutrisi dan vitamin yang terkandung di dalam buah tersebut. Sedangkan seratnya malah dibuang bersama ampasnya. Padahal tubuh tidak hanya membutuhkan nutrisi dan vitamin dari buah tetapi juga membutuhkan serat yang terkandung dari buah tersebut. Maka dari itu lebih baik konsumsilah sebagian buah dalam bentuk buah langsung, tidak di jus semua.

2. Terlalu banyak gula

Sebenarnya di dalam buah sudah terdapat kandungan gula (Fruktosa). Banyak orang yang ketika membuat jus masih ditambahkan dengan gula yang cukup banyak, ditambahkan juga dengan susu ketika menyajikan. Hal ini memang membuat rasanya lebih enak, namun jika dikonsumsi terus menerus maka tubuh akan kelebihan kalori dan gula. Akibatnya tubuh akan mengalami obesitas dan lama-kelamaan dapat menyebabkan kencing manis. Maka dari itu sebaiknya ketika membuat jus bisa mengurangi dosis gulanya atau bila mungkin tidak usah ditambahkan dengan gula. Jus yang baik dapat ditambahkan dengan sayur-sayuran seperti sawi, seledri, dan sebagainya sesuai dengan selera masing-masing.

3. Jus tidak dapat menurunkan berat badan

Nah, inilah hal yang perlu diperhatikan untuk mereka yang sedang melakukan diet. Banyak dari mereka yang menganggap dengan mengkonsumsi jus dapat mengurangi berat badan mereka. Sayur dan buah memang baik untuk proses diet tetapi bukan berarti hanya di jus saja. Selain membutuhkan nutrisi dari buah dan sayur, tubuh juga memerlukan zat gizi lain seperti protein, karbohidrat, dan serat.

Bagi anda yang menyukai jus maka jadikanlah jus sebagai makanan tambahan saja bukan makanan utama. Buah lebih baik dikonsumsi langsung dalam kondisi mentah karena makanan mentah juga mengandung enzim yang baik bagi pencernaan. Perlu anda ketahui, bahwa kelenjar liur dalam mulut juga berperan penting dan bisa aktif ketika anda mengunyah makanan, maka dari itu lebih baik dengan mengkonsumsi buah secara langsung. Kemudian, perbanyaklah sayuran dalam jus yang dibuat jangan hanya buah saja. Bagi anda yang ingin melakukan detoks dapat dilakukan dengan berhenti mengkonsumsi makanan-makanan sampah (junk food), soda, alkohol, dan rokok. Rokok sangat berbahaya karena merupakan racun bagi tubuh sedangkan program detoks bertujuan untuk membuang racun dalam tubuh.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.