Bagaimana Cara Mengobati Jerawat


Kali ini kita akan membahas Bagaimana cara mengobati jerawat. Kapan sih kita harus periksa ke dokter?jadi sebenarnya jerawat itu sendiri bukan suatu masalah yang serius. Namun jika kita sudah pakai obat jerawat tapi jerawat kita malah tambah parah, nah kita harus mengkonsultasikan dokter. Nanti Dokter akan memberikan obat jerawat dan juga memberitahukan kita Bagaimana cara mengontrol jerawat sampai menghilangkan bekas jerawat itu sendiri.

Bagaimana cara mengobati jerawat picture
Bagaimana cara mengobati jerawat

Bagaimana cara mengobati jerawat

Apa aja sih sebenarnya treatment untuk mengobati jerawat? Jadi pengobatannya itu tergantung dari usia, jenis kelamin, dan juga tingkat keparahan dari jerawat kita. Biasanya obat jerawat itu menurunkan dari produksi minyak dan juga melawan infeksi atau peradangan di kulit itu sendiri.

Bagaimana cara mengobati jerawat melalui topical medication
Bagaimana cara mengobati jerawat melalui topical medication

1. Melalui Topikal Medication

Topikal medication adalah salah satu obat yang kita aplikasikan langsung di kulit. Yang pertama bisa namanya retinoid. Retinoid ini bisa terbentuk krim, gel, atau lotion. Di retinoid ini mengandung vitamin A dan berfungsi untuk menghambat produksi dari komedo, kemudian mengeluarkan komedo dan menghambat infeksi ataupun peradangan.

a. Dengan Antibiotik Salep

Antibiotik salep ini berfungsi untuk membunuh infeksi kuman atau bakteri atau mengurangi peradangan. Namun antibiotik ini harus kita kombinasikan dengan retinoid sehingga hasilnya menjadi lebih maksimal.

b. Dengan Asam Salisilalat (Salicylic Acid)

Salicylic Acid ini berfungsi untuk antibakteri dan mencegah dari peradangan kulit itu sendiri. Biasanya salep ini ini aman digunakan untuk ibu hamil maupun ibu menyusui.

2. Melalui Oral Medication

Jadi selain kita menggunakan topikal medication yang kita aplikasikan di kulit, kita juga harus minum obat.

Bagaimana cara mengobati jerawat melalui oral medication
Bagaimana cara mengobati jerawat melalui oral medication

a. Minum Antibiotik

Antibiotik berfungsi sebagai anti bakteri ataupun pembunuh bakteri. Namun ingat, jika kita ingin minum antibiotik itu harus dari resep dokter. Nah antibiotik ini harus kita minum dengan pengawasan dokter. Kenapa? karena antibiotik yang lama kita minum dapat menyebabkan resistensi ataupun kita kebal tehadapa antibiotik tersebut. Antibiotik juga dapat menumbulkan efek samping seperti, sakit kepala, mual, maupun muntah.

b. Menggunakan Obat Kontrasepsi (Pil KB)

Obat Kontrasepsi (Pil KB) biasanya merupakan gabungan dari estrogen dan progestin untuk mengurangi reaksi peradangan pada jerawat. Namun jika kita mengkonsumsi pil KB dapat bertambah berat badannya, jadi tetap harus dengan pengawasan dokter.

c. Menggunakan Obat Antiandrogen

Antiandrogen biasanya diberikan kepada wanita maupun remaja perempuan yang berfungsi untuk mengurangi produksi Hormon androgen yang menyebabkan jerawat. Namun harus dengan pengawasan dokter karena dapat menimbulkan efek samping seperti nyeri pada payudara, dan saat menstruasi.

d. Menggunakan Obat Isotretinoin Oral

Isotretinoin Oral merupakan obat yang paling ampuh jika obat obat lainnya tidak berfungsi. Penggunaan obat ini harus dengan pengawasan dokter karena dapat menimbulkan efek samping berupa depresi. Obat ini berfungsi untuk mengurangi dari produksi komedo.

3. Terapi

Selain menggunakan pengobatan secara oral dan topikal, kita juga dapat melakukan terapi sebagai berikut:

a. Laser dan Photodynamic Therapy

Terapi ini menggunakan sinar laser untuk mengurangi jerawat kita. Namun masih dilakukan research untuk mengetahui apakah tindakan ini aman dan efektif.

b. Chemical Peel

Terapi menggunakan Chemical Peel ini dilakukan dengan menggunakan bahan – bahan kimia, seperti asam salisilat dan asam retinoid. Penggunaan terapi ini harus dilakukan secara berulang ulang. Lakukan terapi ini di tempat dokter yang kita percaya.

c. Extraction of Comedo

Dokter akan menggunakan alat khusus untuk mengangkat komedo, sehingga wajah kita menjadi lebih bersih. Terapi ini mempunyai efek samping dapat menyebabkan luka atau iritasi pada kulit. Jadi pastikan kalian melakukannya di dokter yang terpercaya dan aman.

d. Injeksi Streroid

Dokter akan menyuntikkan streroid langsung ke wajah kita untuk menghilangkan jerawat. Namun efek sampingnya, kulit kita akan menjadi lebih tipis.

Gaya Hidup untuk Mengobati Jerawat

Setelah pengobatan dan terapi, ada beberapa gaya hidup yang bisa kita lakukan di rumah untuk mencegah atau mengobati jerawat.

Bagaimana cara mengobati jerawat dengan gaya hidup sehat
Bagaimana cara mengobati jerawat dengan gaya hidup sehat

1. Membersihkan Wajah

Jika wajah kita iritasi bisa kita bersihkan dua kali sehari dengan sabun yang ringan ataupun dengan sabun bayi.

2. Hindari Produk Tertentu

Produk yang perlu dihindari itu seperti masker atau scrub wajah yang kasar, karena ketika kita menggosok wajah kita terlalu keras dan kasar dapat mengiritasi kulit kita dan malah memperparah jerawat.

3. Lingkungi Kulit dari Sinar Matahari yang Berlebihan

Sinar matahari yang dapat merusak kulit kita, terutama sinar matahari siang. Oleh karena itu, kita harus menggunakan tabir surya dan menggunakan spf sesuai dengan warna kulit kita.

4. Hindari Gesekan pada Kulit

Sebisa mungkin hindari gesekan yang terjadi pada kulit kita. Jangan menggunakan pakaian ketat maupun rok yang ketat

5. Jangan Menekan Jerawat

Kadang-kadang kita lah gemes ingin nyentuh atau mecah jerawat kita. Kalau itu kita lakukan secara langsung dapat memperparah infeksi atau peradangan dari jerawat itu sendiri.

6. Penggunaan Bahan Alami

Dengan menggunakan bahan alami seperti tea tree oil ataupun lemon.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.