Olahraga Yang Paling Membakar Lemak


Sahabat sehat, pada kesempatan kali ini seadonet akan membahas seputar pola olahraga, yaitu olahraga yang paling membakar lemak. Secara umum, pola olahraga dibedakan menjadi dua yaitu LISS (Low Intensity Steady State) dan HIIT (High Intensity Interval Training). LIIS dan HIIT adalah dua pola olahraga yang berbeda. LIIS biasa dikenal dengan istilah aerobik sedangkan HIIT adalah unaerobik. Jenis olahraga yang tergolong dalam kategori LIIS adalah jalan santai, renang ringan, dan bersepeda santai. Gerakan yang dilakukan dengan kecepatan konstan dan membuat denyut jantung menjadi lebih kencang. Bahkan sambil melakukan olahraga tersebut anda dapat melakukan chatting atau ngobrol dengan teman olahraga anda. Kelebihan olahraga ini adalah 30 menit pertama yang dibakar adalah gula darah yang ada di dalam tubuh, kemudian 30 menit selanjutnya barulah lemak yang dibakar. Jadi jika anda berolahraga sebanyak 45 menit maka 30 menit pertama adalah untuk pembakaran gula darah dan 15 menit berikutnya adalah untuk pembakaran lemak.

Berbeda dengan HIIT (High Intensity Interval Training), merupakan jenis olahraga yang berkala. Maksudnya adalah melalui latihan yang berskala terlebih dahulu. Misalnya, awalnya jalan kaki kemudian dilanjutkan dengan lari dan semakin lama larinya semakin kencang sehingga yang awalnya denyut jantung teratur menjadi tidak teratur. Proses inilah yang disebut dengan HIIT. Pada HIIT, proses pembakaran tidak hanya terjadi ketika olahraga tetapi juga terjadi setelah selesai berolahraga (ketika tidur di malam harinya).

Semua program olahraga dapat dilakukan dengan pola HIIT, baik olahraga lari, renang, bela diri, angkat besi, dan sebagainya. Tergantung jenis olahraga apa yang sedang anda lakukan saat ini. Ketika olahraga sebaiknya didampingi oleh pelatih (coach) yang profesional agar anda tidak asal melakukan gerakan, sehingga terhindar dari cidera.

Dalam program HIIT, bukan lamanya olahraga yang dilakukan tetapi intensitasnya yang dinaikkan. Olahraga pola HIIT juga dapat dilakukan dalam kurun waktu 10 menit. Dengan melakukan olahraga pola HIIT lemak dapat terbakar dalam kurun waktu 14-48 jam kemudian karena dalam olahraga pola HIIT ada Excess Post Exercise Oxygen Consumtion yaitu peristiwa yang membutuhkan oksigen lebih banyak. Pada aktivitas yang tinggi akan membutuhkan kalori lebih banyak untuk dibakar dan oksigen lebih banyak untuk proses pembakaran. Kedua pola olahraga dapat dilakukan secara bergantian. Misalnya pada hari pertama melakukan LIIS kemudian di hari kedua melakukan HIIT. Pilihlah jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi badan anda dan waktu yang sesuai dengan aktivitas anda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.